18 August 2025
Pada Hari Jumat (15/08/2025), IBT Pelita Indonesia bersama Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) melakukan kunjungan ke Pesantren Al-Faruqi yang berlokasi di Jalan Raya Kubang, Kabupaten Kampar. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rakernas ketiga AFEBSI. Dipilihnya Pesantren Al-Faruqi dikarenakan keberhasilan tim dosen IBT Pelita Indonesia dalam mendigitalisasi perternakan kambing yang dimiliki oleh pesantren. Terlihat di Lokasi acara beberapa tokoh penting yang hadir, antara lain Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Ir. Daslina, M.M., Ketua Dewan Pimpinan Nasional AFEBSI, Achmad Rozi, S.E., M.M., CPBCM, Wakil Rektor I IBT Pelita Indonesia, Prof. Dr. Teddy Chandra, S.E., M.M., Dekan Fakultas Bisnis IBT Pelita Indonesia, Dr. Layla Hafni, S.SE., M.M., serta Ketua Yayasan Al-Faruqi Dr. H. Umar Faruq, M.Pd., Dalam sambutannya, Ibu Dr. Layla Hafni, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari pihak pesantren selama kunjungan berlangsung. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari Rakernas yang mengangkat Pekanbaru sebagai kota tuan rumah. Senada dengan itu, Achmad Rozi, Ketua DPN AFEBSI, mengungkapkan kebanggaannya atas kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi langsung dengan pengurus serta santri pesantren. Ia berharap semoga kegiatan ini mendapatkan berkah dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Ketua Yayasan Ponpes Al-Faruqi, Ustadz Umar Faruq, di dalam sambutannya menyatakan bahwa kedatangan rombongan adalah suatu kehormatan besar bagi pesantren. Ia menjelaskan bahwa pesantren ini merupakan pondok perjuangan khusus putri yang bertujuan mendidik generasi perempuan agar cakap dalam memasak, menjahit, dan mengaji sehingga menjadi sosok wanita shalehah. Lebih lanjut, Umar Faruq menekankan pentingnya kemandirian pesantren dengan adanya unit usaha, salah satunya peternakan kambing perah. Menurutnya, usaha ini memiliki prospek yang menjanjikan karena merupakan bisnis yang halal dan penuh berkah. Dengan usaha yang berjalan, sekitar 35 persen kebutuhan operasional pesantren dapat terpenuhi berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama dari IBT Pelita Indonesia. Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Ir. Daslina, memberikan apresiasi atas fokus pengembangan peternakan yang memanfaatkan teknologi modern di pesantren tersebut. Ia menyoroti pentingnya peternakan sebagai sumber ketahanan pangan yang menyediakan produk bergizi seperti susu, daging, dan telur secara gratis. Untuk beliau mengapresiasi civitas akademika IBT Pelita Indonesia yang telah membantu para peternak di Provinsi Riau dalam melakukan inovasi teknologi peternakan, khususnya untuk ternak kambing, dan kami sangat mengapresiasi langkah ini.